DPD APKAN Bandar Lampung Soroti Kinerja Kejari Pesawaran, Pertanyakan Progres Dugaan KKN

Pesawaran, Lensanewstv – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (APKAN) Bandar Lampung mempertanyakan perkembangan laporan mereka terkait dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang melibatkan Ketua Gapoktan Mekar Jaya Desa Cipadang serta dugaan KKN Kepala Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon.
Sorotan tersebut disampaikan pada Senin (16/2/2026), menyusul belum adanya kepastian perkembangan penanganan laporan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesawaran.
Ketua DPD APKAN Bandar Lampung, Hartasi, menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Kejari Pesawaran yang menurutnya belum menunjukkan progres signifikan.
“Saya menilai kinerja Kejari Pesawaran jauh dari layak karena selalu melempar permasalahan ke Inspektorat Pesawaran. Jadi kinerja Kejari itu seperti hanya menunggu laporan dari Inspektorat saja,” ujarnya.
Hartasi juga menyoroti pernyataan dari Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pesawaran, Arliansyah Adam, S.H., yang menurutnya kerap menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Inspektorat.
“Setiap ditanya perkembangan laporan, jawabannya selalu sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. Jadi tugas Kejari ini apa? Sebab kami melaporkan ke Kejari,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidsus Kejari Pesawaran, Arliansyah Adam, S.H., memberikan klarifikasi bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal berupa klarifikasi dan telaah terhadap laporan yang masuk.
“Kami sudah klarifikasi terkait laporan Gapoktan dengan Poktan yang bersangkutan dan Desa Kalirejo sudah kami telaah dan koordinasi dengan Inspektorat,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan laporan tersebut masih dalam tahap koordinasi dan pendalaman. Publik pun menantikan transparansi dan kepastian hukum atas laporan yang telah disampaikan oleh APKAN.(Red)






