Ormayati Soroti Dugaan Pelanggaran Etika oleh Oknum Guru, Minta Yayasan dan Kampus Beri Klarifikasi

Pesawaran, Mediasiber1 – Ormayati kembali menyoroti respons pihak lembaga pendidikan terkait aduan yang pernah disampaikannya mengenai seorang oknum tenaga pendidik berinisial SR(Rifka) yang disebut masih aktif mengajar di salah satu sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Pesawaran.
Kepada media ini pada Jumat (5/6/2026), Ormayati mengaku mempertanyakan mekanisme evaluasi dan tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak lembaga pendidikan setelah dirinya menyampaikan surat pemberitahuan terkait persoalan yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian.
“Saya mempertanyakan bagaimana tindak lanjut dari pihak sekolah maupun kampus atas surat yang pernah saya sampaikan. Saya berharap ada klarifikasi dan penjelasan kepada publik terkait persoalan yang saya laporkan,” ujar Ormayati.
Menurutnya, dunia pendidikan memiliki tanggung jawab moral yang besar karena berhubungan langsung dengan peserta didik dan masyarakat. Oleh karena itu, setiap laporan atau pengaduan yang masuk seharusnya dapat ditindaklanjuti sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.
Ormayati mengaku telah mengirimkan surat kepada pihak MTs Aulima Nusantara dan STIT Multazam Cabang Pesawaran terkait persoalan yang menjadi perhatiannya. Namun hingga saat ini, ia menilai belum melihat adanya informasi resmi mengenai tindak lanjut dari laporan tersebut.
Ia berharap pihak sekolah maupun perguruan tinggi dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak lembaga pendidikan yang disebutkan dalam pengaduan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan yang disampaikan Ormayati.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.(Red)






