Silaturahmi ke Desa Kasaeda, Dorong Transparansi dan Pencegahan Korupsi

Konawe, Mediasiber1 — 9 Februari 2026, Wakil Ketua Intelijen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KPK Tipikor, A. Aris Manaf, bersama Wakil Ketua DPP KPK Tipikor Hj. A. Aisyah, SH, MH, melakukan kunjungan silaturahmi ke Desa Kasaeda, Kabupaten Konawe. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala Desa Kasaeda, I Made Sujana, beserta jajaran perangkat desa

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi kelembagaan sekaligus pemantauan non-penindakan yang tekanan aspek preventif, edukasi, dan penguatan tata kelola pemerintahan desa. Dalam suasana dialogis dan terbuka, rombongan DPP KPK Tipikor menyampaikan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua Intelijen DPP KPK Tipikor A. Aris Manaf menegaskan bahwa desa merupakan ujung tombak pelayanan publik, sehingga pengawasan sejak dini menjadi kunci untuk mencegah potensi penyimpangan. Menurutnya, sinergi antara aparat desa, masyarakat, dan lembaga pengawas sangat diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Sementara itu, Hj. A. Aisyah, SH, MH tekanan bahwa kehadiran DPP KPK Tipikor di Desa Kasaeda bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan sebagai bentuk pelatihan dan pendampingan moral agar pemerintahan desa tetap berada di koridor hukum yang berlaku. Ia juga mendorong aparatur desa agar tidak ragu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari prinsip tata kelola yang baik.

Kepala Desa Kasaeda, I Made Sujana, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan penghargaan atas perhatian yang diberikan. Ia menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan roda pemerintahan desa secara transparan dan bertanggung jawab, serta siap menerima masukan demi perbaikan tata kelola desa ke depan.

Pertemuan berlangsung kondusif dan penuh keakraban, ditutup dengan harapan agar silaturahmi ini dapat memperkuat kerja sama serta menjadi langkah preventif dalam mendorong pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Tim/Red