Pernyataan Kepala SMPN 1 Tanjung Bintang Tuai Sorotan: “Saya Sudah Lama Menjabat, Diganti Juga Tidak Apa-Apa”

Lampung Selatan,MediaSiber1 – Menindaklanjuti pemberitaan terkait proyek revitalisasi SMPN 1 Tanjung Bintang yang menjadi sorotan publik, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan akhirnya angkat bicara.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (30/6/2026), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan menyatakan akan memanggil Kepala SMPN 1 Tanjung Bintang, Lisnaini, S.Pd., M.Pd., untuk meminta penjelasan terkait berbagai persoalan yang mencuat dalam pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah tersebut.

“Nanti akan kami panggil untuk diklarifikasi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan secara singkat.

Sebelumnya, proyek revitalisasi SMPN 1 Tanjung Bintang dengan nilai anggaran sekitar Rp1,2 miliar menjadi perhatian masyarakat setelah muncul sejumlah informasi mengenai dugaan penggunaan material lama, dugaan belum optimalnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta besaran upah pekerja yang menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Dalam konfirmasi sebelumnya kepada media ini pada Senin (29/6/2026), Kepala SMPN 1 Tanjung Bintang, Lisnaini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tidak seluruh bagian bangunan direhabilitasi secara menyeluruh karena pekerjaan disesuaikan dengan perencanaan teknis proyek.

Pada kesempatan yang sama, Lisnaini juga menyampaikan pernyataan terkait posisinya sebagai kepala sekolah.

“Kalau saya juga diberhentikan dari kepala sekolah ini tidak apa-apa. Saya merasa sudah lama menjabat kepala sekolah dan saya ingin ada orang lain yang menggantikan saya sebagai Kepala SMPN 1 Tanjung Bintang,” ujarnya kepada awak media.

Dengan adanya respons dari Kepala Dinas Pendidikan, masyarakat berharap proses klarifikasi dilakukan secara terbuka dan objektif. Apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap spesifikasi pekerjaan maupun ketentuan lainnya, publik berharap instansi terkait mengambil langkah sesuai dengan aturan yang berlaku.(Red)